Apakah Hutang Judi Wajib Dibayar Menurut Islam

Apakah Hutang Judi Wajib Dibayar Menurut Islam

Sebenarnya hutang judi wajib dibayar apa tidak? Karena saat ini hampir setiap orang pasti pernah berhutang. Rasanya belum lengkap hidup seseorang bila tidak pernah berhutang. Namun jika hidup banyak hutang tentunya akan seperti di neraka. Karena harus selalu membayar hutang sesuai deadline. Apalagi hutang merupakan hal yang hukumnya wajib dibayar.

Sekecil apapun hutangnya, Anda tidak bisa masuk surga bila hutang belum lunas. Namun, bagaimana jika hutang yang dilakukan, karena baru saja kalah bermain judi? Apakah hutang tetap harus dibayar? Berdasarkan hukum syar’i, judi meruakan maysir. Sedangkan qimar merupakan transaksi 2 pihak atas kepemilikan jasa atau barang.

hutang judi wajib dibayar

Transaksi qimar ini hanya menguntungkan 1 pihak saja, sedangkan lainnya merasa dirugikan. Nah dari sinilah dapat disimpulkan bahwa hutang tetap harus dibayar meskipun itu berjudi, dan apapun jenis berjudiannya seperti poker judi bandarqq, taruhan bola, qui gui atau dadu. Jadi sebaiknya jangan pernah berjudi jika tidak ingin sengsara. Apalagi jika dipikirkan secara logika, judi adalah hal yang sangat merugikan. Sehingga hutang judi wajib dibayar.

Apalagi larangan berjudi telah dituliskan dalam Al Maidah ayat 90 dan 91 yang sudah memperingatkan dengan keras tentang bahaya judi. Jadi sudah seharusnya untuk menjauhi judi. Karena dalam surat Al Maidah ayat 2 disebutkan setia umat harus tolong menolong untuk kebajikan. Sedangkan jika tolong menolong untuk berbuat dosa itu dilarang.

Hukum Hutang Menurut Islam

Dalam Islam, hutang diperbolehkan. Ini tertulis pada surat Al Baqarah 245 yang menyebutkan bahwa siapapun yang memberi pinjaman baik di jalan Allah, maka pembayarannya akan dilipatgandakan oleh-Nya. Sementara itu, Allah akan melapangkan rezeki dan menyempitkan sesuai dengan perbuatan umat-Nya. Apakah berhutang atau memberi hutang untuk tujuan baik dan buruk.

Jadi, semuanya itu ada hitungannya. Hutang muamalah harus dilakukan berdasarkan syari’at Islam. Jadi, tidak boleh ada unsur riba, menipu, ataupun kebohongan. Selain itu, hutang itu juga harus dibayar. Jadi meskipun dari perjudian, tetap saja hutang judi wajib dibayar. Sayangnya meskipun banyak umat muslim berhutang, praktiknya tidak sesuai Ssyariah.

Fakta yang seperti ini seharusnya diperbaiki, khususnya untuk da’i dan penuntut ilmu. Jadi umat muslim seharusnya memahami bahwa hutang boleh dilakukan namun harus dibayar dalam kondisi apapun. Jadi setiap hutang harus ditulis dan dicatat nominal beserta waktu pelunasannya, karena hutang sama dengan janji yang harus ditepati.

Jika Anda belum bisa membayarnya, maka sampaikan hal tersebut kepada pemberi pinjaman untuk meminta tempo kembali. Jadi bisa memiliki waktu tenggat dari pemberi pinjaman, karena hutang dalam bentuk apapun jika tidak dibayarkan akan dituntut hingga kiamat. Bahkan dulu Nabi SAW tidak mau menshalatkan jenazah muslim yang berhutang hingga dilunasi.

Syarat dan Adab Hutang Menurut Islam

Setelah memahami tentang hutang judi wajib dibayar, maka Anda harus mempelajari adab dan persyaratannya dalam ajaran agama Islam. Harta yang boleh dihutangkan adalah harus murni halal dan jelas dapatnya dari mana. Pemberi hutang tidak diperkenankan menyakiti peminjam atau mengungkit masalahnya. Ini adalah persyaratan untuk pemberi pinjaman bagi umat muslim.

Sedangkan untuk yang meminjam harus melakukan hutang hanya untuk mendapat ridho dari Allah. Jadi hutang yang dilakukannya harus digunakan dengan benar. Sedangkan harta yang dipakai untuk dihutangkan tersebut tidak boleh ada kelebihan/ keuntungan ke pihak pemberi pinjaman. Karena hal tersebut sama saja dengan riba dan tidak diperbolehkan dalam agama Islam.

bandarqq

Sementara untuk adab dalam berhutang dalam ajaran Islam adalah harus ada perjanjian tertulis beserta saksi yang bisa dipercaya.  Selain itu, dalam Islam tidak diperbolehkan ada keuntungan salah satu pihak dibalik kegiatan transaksi hutang piutang. Bagi yang berhutang juga harus sadar dengan kewajibannya. Mereka harus melunasi menggunakan cara baik.

Jadi bila sebelumnya berhutang untuk berjudi, maka hutang judi wajib dibayar. Namun yang pasti, jika Anda ingin berhutang, maka carilah pinjaman pada orang shaleh. Dimana mereka harus punya penghasilan halal. Bagi yang berhutang hanya boleh melakukannya disaat kondisinya darurat dan terdesak. Tidak boleh ada kegiatan jual beli dalam transaksi hutang piutang.

Bahaya Hutang Menurut Islam

Menurut agama Islam, hutang itu merupakan hal yang sangat sensitif sekali. Meskipun diperbolehkan, namun hutang hanya boleh sesuai adab dan persyaratan yang disebutkan sebelumnya. Kebiasaan suka berhutang itu akan menyebabkan bahaya dalam kehidupan. Berikut ini adalah bahaya bila seseorang sering berhutang meskipun disaat tidak dalam kondisi terdesak, antara lain:

  1. Hutang itu bisa menyebabkan stres. Apalagi jika sebelumnya Anda melakukannya untuk berjudi, maka hutang judi wajib dibayar. Karena setiap orang yang berhutang pasti stres saat harus melunasinya. Bahkan mereka akan sulit tidur, tidak nafsu makan, dan menjadi tidak fokus. Dalam kondisi psikologi yang penuh tekanan, hutang bisa menyebabkan fisik
  2. Kebiasaan berhutang bisa membuat akhlak seseorang menjadi rusak. Karena hutang pada dasarnya bukan hobi baik, seperti kebiasaan suka bohong. Berdasarkan HR Al Bukhari, orang yang berhutang biasanya sering berdusta dan mengingkari bila berjanji. Orang yang sudah terlilit hutang pasti mudah terpengaruh iblis untuk melakukan hal maksiat untuk melunasinya.

Hutang bisa membuatnya tidak diampuni ketika meninggal, meskipun sudah mati syahid. Karena hutang merupakan dosa yang tidak bisa diampuni. Sehingga hal ini membuatnya tidak bisa masuk surga. Karena orang akan masuk surga jika mereka tidak sombong dan terbebas dari tanggungan hutang ataupun pengkhianatan. Maka dari itulah hutang judi wajib dibayar.

Cara Terbebas dari Hutang yang Menjerat

Gaya hidup seseorang bisa mempengaruhi keuangan sehari-hari. Maka dari itulah cobalah untuk melakukan gaya hidup sehat supaya kondisi keuangan menjadi stabil. Namun jika dalam suatu ketika Anda harus berhutang karena ada hal mendesak yang tidak dapat dihindari, segera lakukan cara supaya terbebas dari hutang. Berikut adalah cara terbebas hutang:

  1. Sekalipun hutang judi wajib dibayar, namun Anda tidak boleh melakukan perjudian dalam bentuk apapun. Jika Anda sudah terlanjur terjerat hutang, maka cara membebaskannya adalah buatlah pendapatan menjadi lebih besar dibandingkan pengeluarannya. Sehingga dengan menambah penghasilan inilah bisa digunakan untuk melunasi hutang. Selanjutnya ubah gaya hidup supaya pengeluaran lebih kecil.
  2. Jika sebelumnya hobi Anda mahal, maka cobalah untuk mengurangi anggarannya! Jadi bila sebelumnya Anda suka ke temat fitness atau shopping ke mall, maka ganti kebiasaan yang lebih hemat supaya tidak mubazir. Cobalah untuk mengubah kebiasaan hobi mahal dengan hal-hal yang lebih efektif. Yang pasti tekan gaya hidup supaya tidak boros.

Setelah memahami beberapa hal untuk terbebas dari hutang, maka selanjutnya segera lunasi semuanya jika sudah mampu. Karena salah satu cara untuk terbebas adalah harus segera melunasinya kemudian ubah gaya hidup Anda. Jika sebelumnya hobi bermain judi, maka segera hentikan kebiasaan ini. Kalaupun Anda berhutang, maka hutang judi wajib dibayar.

2 thoughts on “Apakah Hutang Judi Wajib Dibayar Menurut Islam

  1. Pingback: Hukum Judi Game Online Yang Berlaku Di Indonesia – Portal Tempatnya Berbagai Berita Seputar Bisnis

Comments are closed.